Tentang

sama kaya postingan gua sebelumnya.. tulisan yang bakal Anda baca ini juga gua copas dari halaman catatan facebook gua, isinya soal curhatan gua sebagai manusia yang serinng amnesia dengan waktu. hehehe..

seinget gua tulisan ini gua tulis di warnet ga jauh dari rumah gua, pas gua nunggu hujan reda sebelum sampai dirumah sehabis pulang tamasya, hahaha.. kaga kaga, maksudnya pulang kerja. sekitar  setahum silam, tepatnya pada tangal 13 Juli 2011 pukul 17:08.

***

02.12 

seperti ada balon kata diatas kepala, berisi tanda seru koma bintang koma atas kurung buka tutup titik dua dan tada tanya yg lebih besar dari huruf lainya…

Itu status gua  malem ini, hampir pagi sih tepatnya. Agak-agak nyeleneh, sadis dan sedikit arogan… tapi, apa boleh buat (t*i kambing bulat bulat, di sentil eh dia loncat), beberapa malem ini gua akrab banget sama yang namanya malem, ngersain belaian anginya, menikmati keremangannya. ibaratnya nih kaya samson sama delila, kaya romli dan juleha gitu deh.. romantis bangat ga sih?? Continue reading

Advertisements

Belum sempat kasih judul

Iseng bisa datang kapan saja, dan keisengan bisa berbuah berbagai hal tanpa bisa di duga-duga, seperti keisengen gua kali ini. Setelah beberapa lama gak menggerayangi yang namnaya facebook, akhirnya keisengan membawa gua untuk kembali melihat beberapa catatan yang entah berapa tahun lalu gua tumpahin ke halaman facebook, catetan yang gua tulis pada pada 8 Februari 2011 pukul 4:16.

Ga jauh beda dengan saat sekarang gua buat postingan ini, tulisan tulisan di halaman facebook yang bakalan anda baca ini juga buah dari keisengan..  daripada gu amakin iseng, jai mending langusng aja ya..

*kembali ke lektob*

***

Sebaiknya jangan baca tulisan ini, bahkan berniat baca sekalipun. Tulisan ini sekedar tulisan iseng yang barangkali ga ada artinya, sama sekali tidak berbobot. Hasil dari pemikiran sempit dan kurang kerjaan saya yang sedang mengembara mencari kantuk…

Tak ada yang istimewa dalam tulisan ini, hanya mengandalkan apa yang saya lihat, dengar, hingga rasa. Seperti yang pernah saya tulis beberapa waktu lalu. Saya bukan orang yang pandai menulis, saya hanya mengira-ngira apa yang pantas saya tulis, mencoba sedikit mengaitkan beberapa momentum. Seperti Goenawam Mohamad (GM) saya ingin menjadi seorang kreator yang bebas tanpa sebuah ikatan. Jujur dan berani melakukan pergulatan hingga akhirnya membentuk sebuah catatan. catatan yang tak perlu panjang tapi syarat kesan, catatan yang mampu menggambarkan ke-telanjangan. Continue reading