Kampungku Sayang, Kampungku Ngambang

WewWw.. Di kampung gua lagi heboh sama isu soal penggusuran, hembusannya kencang banget dah. di setiap ada perbincangan warga, di simpangan jalan ke, di perempatan ke, pertigaan ke, perduan ke, persatuan, weleehh kalo persatuan berat ya,, hehehe. pokonya di setiap sudut kampung sudah hampir bisa di pastiin, setiap ada perbincangan hangat antar warga kalo bukan ngomongin soal kesusahan hidup,  ya ngomongin soal akan adanya penggusuran. Kayanyanya semua orang yakin kalau rencana proyek penggusuran itu akan terlaksana.

Gua sendiri kaga ngerti-ngerti amat bagaimana cerita yang sebenernya. Biasa deh kalo isu isu kaya begini kerap simpang siur, banyak pendapat yang bersliweran dari yang masuk akal sampe yang asal jeplak alias sembarang. tentu dengan alasannya sendiri. Yang ada cuma menuh menuhin otak kepala aja.

Ada yang bilang setelah di gusur akan di buat jalan tol, banyak juga yang bilang untuk pelebaran sungai, agar ciliwung ga lagi mengalami luapan air, dan demi mengurai banjir yang sering melanda Kota Jakarta. Ada yang terlanjur yakin kalo lahan yang akan di gsusur nantinya bakal dialihpungsikan untuk ruang terbuka hijau. Tapi gua ko malah ngerasa bahwa ini ada kenpentingan di balik kepentingan, otak kotor gua bilang, tanah yang dari kecil gua tinggalin ini bakal di sulap jadi kawasan hunian elit, (ini menurut gua pribadi lho ya), mengingat lokasi kampung gua ini terbilang cukup nyaman buat hunian, dan strategis karena letaknya yang di kitari aliran sungai ciliwung. di apit air broww, serasa di pulau kan. coba aja liat via google Map pasti keliatan keren kalo di lihat dai atas.

Ehhh, tapi ya brow..gua cukup bangga juga sama sebagian warga di kampung gua ini, karena sebagian besarnya justru akan mencoba bertahan dan lebih memilih untuk terlebih dahulu di adakan dialog terbuka antar warga bersama sesepuh kampung dan (kalo bisa) pihak dari pemerintah. Bukan serta merta menerima penggusuran ini tanpa ada aturan main yang jelas, dan pastinya harus menguntungkan warga dari segi finansial, sosial, budaya. Karena bagaimanapun mereka merasa bahwa tanah yang di tinggali adalah tanah leluhur yang sudah turun menurun bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka. Weddeeehh, mantab ga tuh..

Oh ya, pasti pembaca bertanya tanya nih, kesel sampe gigitin jempol sendiri, penasaran di mana letak kampung gua ini.. Tapi sory banget ya pemirsah, demi untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan dan untuk menjaga kesetabilan negara serta dengan tujuan megedepankan kedaulatan rakyat di seluruh Indonesia dan menghindari komplik antar penduduk dunia.. Lho.. Apa si ini?.. Hehehe, initinya gua hanya akan ngasi tau kalo kampung gua ini terleletak di JL.. Teetttt (sensor), gg Teetttt (sensor), RT Teetttt (sensor), kelurahan. Teetttt (sensor), kecamatan Teetttt (sensor) Jakarta Selatan. *kalo semua di sensor ngapain di tulis ya?*.. (Terserah lah ya.. Blog blog gua. Jadi bebas dong semau gua)

Menurut cerita bokap gua nih ya, bahwa rumah gua yang gua dan keluarga tinggalin sekarang, merupakan satu dari tiga rumah pertama yang berdiri, jangan tanya kapan taun tepatnya rumah gua ini didiriin! Bokap gua aja kaga tau, apalagi gua.. Hehehe, yang jelas menurut bokap gua lagi, kondisinya jauh dari kondisi sekarang.. Dan rasanya gua ga akan menceritakan bagaimana kisah perjalanan kampung gua ini dari jamaan dulu hingga sekarang. Karena pasti akan panjang bgt. Alesan kedua gua pengen sarapan dulu nih.. Lontong sayur sudah teronggok di depan muka.. #mariSarapan😀

Gua mau cerita apa lagi nih..😀, Oh iya, sebagai maakhluk yang merdeka gua juga punya hak kan ya untuk menyampaikan pendapat gua pribadi, tentu berhubungan dengan soal akan di kusurnya kampung gua tercinta ini. Gua termasuk satu dari warga yang menentang dengan adanya penggusuran yang masih di bawah batas kejelasan ini. Gua ko ga yakin gitu yah, kalo program ini akan membuat warga yang terkena gusur akan lebih mensejahterkan hidupnya, atau sebaliknya akan membuat makin “kebelangsak” warga. Belum lg dampak” yang lainnya.

Tapi ya sudahlah ya, ngapain juga sibuk mikirin hal yang belum keliatan jelas.. toh semua masih isu, masih sebatas wacana.. Denger-denger penggusuran ini udah ada dari beberapa tahun silam, tapi sampe sekarang belum sedikitpun terlealisir, entah apa penyebabnya.. jadi bukan ga mungkin gembar-gembor penggusuran kali ini juga hanya sampe batas isu saja, atau hanya dalih pemerintah agar terlihat kerja nyata, hehehehe.

So, mending kita jalankan kesahrian seperti biasa sambil menunggu babak selanjutnya.

#mareee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s