Pagi

Wajah pagi, pemula hari
Mentari hadir mengisi jantung,
menghidupi.

Aku terbang tanpa sayap
Menembus mega, mengusap cakrwala
dan aku terbuai bisik merdunya.

Merasakan pagi dengan segala romansanya
Menyelam dalam arus nadi,
menghidupi.

Suara-suara,
bisik-bisik,
dua menjadi satu

Syahdu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s