puisi dalam resah

17 April 2011 jam 0:28

 

sepenggal puisi dalam resah
yang terurai dalam bait – bait gelisah
malam termenung bertudung mendung
awan gelisah, pucat memerah lalu hitam

hanya malam ini…ia hanya malam ini

karena pagi tak akan diam membisu…
fajar kan menerpa segala gundah
embun kan menerpa kebimbangan yang ada

pun matahari akan menghias corak pada langit
membiru sebentuk awan..
lalu menyapamu dengan senyum sang cakrawala

kabuntuan yang meradang
pikiran yang tak tenang
bingung yang merajalela
seketika akan sirna seiring jejak surya yang menyapa
tergantikan senyum riang yang semakin terang…

semoga….


About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s